Bahanasetiawan's Blog

November 5, 2011

Arif & Bijaksana

Filed under: Pembelajaran hidup — bahanasetiawan @ 5:06 pm

 

Diriku adalah sebuah kepura-puraanku

Diriku adalah cerminan dari ketidakmampuanku

Tubuhku adalah kuburan bagi jiwaku

Sosok lemah yang hancur karena ganasnya sang waktu

 

Hati nuraniku menangis, menangis haus akan sebuah belaian

Jiwa ini berlalu pergi dengan sebuah misi pencarian

Berpaling dari suatu kenyataan

Pergi ku tuk mencari sebuah kearifan

Pergi ku tuk mencari sebuah kebijaksanaan

 

Asa…walaupun ku tahu jiwa terperangkap tubuh ini

Hey arif dan bijak, apa mungkin kita bertemu kala aku mati?

Akan kah engkau datang tuk ku gapai?

Mungkin dan mungkin…mungkin aku tak bisa karena hinanya diri ini

 

Menangis, terus menangis aku mencarimu

Dalam tubuh lemah ini aku bertopang untukmu

Koyak tubuh ini untuk membebaskanku

Pergi tuk dapatkan sebuah ide arif dan bijaksanamu

 

Advertisement

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Theme: Rubric. Blog at WordPress.com.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.