Aku tak minta dihidupkan, aku tak minta dimatikan, aku menjalani dengan apa yang ada dipikiranku. Tak tahu kemana tujuan hidupku tak tahu kemana arah jalanku, aku berpijak pada sebuah kata yaitu “Nanti”. Nanti…..ingin seperti apa aku nanti? ingin jadi apakah aku nanti? aku hanya bisa memikirkannya, entah jalan berbatu mana yang aku lewati aku pun tak tahu
Aku tak tahu untuk apa aku dihidupkan dan kenapa seluruh kehidupan ini di ciptakan? Apakah Tuhan kesepian sehingga butuh sebuah hiburan sehingga kehidupan diciptakan? Banyak hal yang terjadi di dalam kehidupan ku, dinamika kehidupan yang beraneka ragam menjadikan ku sebuah pribadi yang penuh akan pengalaman, suka duka yang aku alami menjadikanku kuat akan hal yang ada di depanku. Dan muncul beberapa pertanyaan di dalam benakku tentang kehidupan ini, apakah Tuhan sedang mempermainkan kita layaknya “The Sims“? dan mengapa Tuhan membuat suatu hal yang dilarang dalam kehidupan ini? masih banyak pertanyaan – pertanyaan yang alin di dalam benakku yang tentunya aku sendiri tak akan mendapat jawabannya.
Pikiran ku yang penuh dengan sebuah pertanyaan menjadikanku takut akan sebuah jarak yang menjauhkan ku dengan Tuhan ku. Aku berusaha tak memikirkannya tapi pertanyaan tersebut terkadang mucul tak diduga – duga. Pertanyaan itu muncul dari sebuah pemikiran yang terkadang aku pun tak menginginkannya. Iman ku entah tersapu kemana terkikis oleh angin pemikiranku, tapi aku tetap tak ingin kalah dengan pemikiran – pemikiran akan itu. Pikiran ku dan hatiku beradu tak sinergis sehingga tak dapat ku kendalikan atau mungkinkah pikiranku ini kedua – duanya aku adukan aku pun tak tahu.
Aku mencoba untuk tak peduli. Yang pasti aku berharap Tuhan beri tahu aku jawaban dari semua itu…..